Mengubah kebiasaan sering kali terdengar seperti tugas besar, padahal sebenarnya perubahan dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang sederhana. Langkah kecil membuat proses perubahan terasa lebih ringan dan tidak membebani, sehingga seseorang lebih mudah menjaga konsistensi.
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah memilih satu kebiasaan kecil untuk diubah atau ditambah. Misalnya, minum segelas air setelah bangun tidur atau merapikan meja kerja sebelum memulai aktivitas. Kebiasaan yang sederhana lebih mudah dipertahankan dan dapat menjadi awal dari perubahan yang lebih besar.
Selanjutnya, buatlah tujuan yang realistis. Tujuan yang terlalu besar dapat menimbulkan tekanan, sedangkan tujuan kecil memberi rasa pencapaian yang positif. Misalnya, jika ingin mulai berolahraga, cukup mulai dari 5–10 menit per hari. Durasi ini cukup mudah dilakukan tanpa merasa terpaksa.
Langkah kecil lainnya adalah menyiapkan pengingat. Menempelkan catatan kecil, mengatur alarm lembut, atau membuat daftar rutinitas sederhana dapat membantu mengingatkan diri untuk melakukan kebiasaan baru. Pengingat visual sangat efektif dalam membangun rutinitas baru.
Penting juga untuk memberi apresiasi pada diri sendiri ketika berhasil melakukan satu langkah kecil. Bentuk apresiasinya tidak perlu besar; cukup dengan mengakui bahwa diri sendiri telah berusaha sudah menjadi motivasi yang kuat.
Dengan memulai dari langkah kecil dan sederhana, proses perubahan kebiasaan menjadi lebih mudah dijalani dan tidak terasa berat.